Memahami Function Block Timer PLC M221

Memahami Function Block Timer PLC M221

Kesempatan ini materinya adalah bagaimana cara mengetahui dasar function block timer di PLC M221 dengan mudah dan baik untuk dipahami.

Timer anda pasti tahu, dalam dunia automasi timer sangat diperlukan dalam hal sistem proses mesin maupun building sistem yang automatis dengan adanya instruksi timer ini.
Memahami Function Block Timer PLC M221
dengan mempelajari instruksi dasar di program PLC M221 timer ini bertujuan anda bisa dapat mengembakan lagi menjadi program yang komplek.

Function Block Timer PLC M221

Dalam fungsi atau instruksi timer pada software Somachine Basic ada 3 tipe timer yang mempunyai fungsi berbeda-beda.

tetapi tujuanya sama yaitu waktu atau timer, berikut tipe Fucntion Block Timer dalam Somachine Basic:
  • TON: Timer on-Delay (default) 
  • TOF: Timer off-Delay 
  • TP: Pulse timer (monostable)
Dan terdapat juga varian (base) waktu dalam funtion block timer, dengan adanya banyak varian maka bertujuan agar memudahkan anda dalam memprogram dengan effisien.

Dalam software Somachine Basic ini juga untuk mengganti varian(base) waktu dan tipe timer sangat mudah, sebab tidak lagi menulis tetapi tinggal memilih ada sebuah dropdown pada software Somachine Basic.
Memahami Function Block Timer PLC M221

Berikut varian (base) waktu pada software Somachine Basic:
  • 1 ms (supported in %TM0...%TM5) 
  • 10 ms 
  • 100 ms 
  • 1 sec 
  • 1 min (default) 

Alamat atau Address Timer PLC M221

Dasar ini sangat penting sesudah mengetahui pengertian timer, tipe timer, dan varian timer maka selanjutnya adalah mengetahui alamat atau address timer tersebut.

Address PLC mempunyai keunikan sendiri, keunikan tersebut tergantung dari tipe dan merek PLC.

ketika menjumpai PLC dengan merek lain maka address dari timer kemungkinan besar berbeda, jadi anda harus paham tentang ini.

untuk address function block timer pada PLC M221 Schneider Electric adalah
%TMi
  • % : Simbol awal keunikan PLC
  • TM : Menunjukan code bawah alamat tersebut digunakan untuk facntion block timer.
  • i : nilai sesuai anda dari 0 - 9999 usahakan jangan sama dalam 1 program untuk alamat timer.

contoh : %TM10, maka membacanya adalah alamat timer 10

Tipe Timer PLC M221 

Diatas sudah saya informasikan bahwa PLC M221 ini mempunyai 3 tipe timer yang bisa digunakan. disini akan saya jabarkan lebih detail dengan keterangan yang mudah dipahami dari 3 tipe timer tersebut.
Memahami Function Block Timer PLC M221

TON (Timer On Delay)
Instruksi timer ini akan menyala jika preset (waktu yang disetting) sudah tercapai.

Contoh preset timer anda kasih nilai 10 dengan range 1 min, yang artinya timer akan menghitung selama 10 min ( 10 x 1min ).

ketika sudah tercapai 10 min maka alamat %TMi akan ON  (Time On Delay).

TOF (Timer OFF Delay)
Instruksi timer akan ON terus dan akan OFF jika waktu dari Preset sudah tercapai.

Contoh preset timer anda kasih nilai 5 dengan range 1s, artinya timer ketika mendapatkan input maka temer sebut akan ON mengeluarkan output selamat 5 detik.

ketika 5 detik tercapati maka timer akan OFF.

TP (Timer Pulse) 
Instruksi timer ini bekerja ketika terdapat inputan pulse timer akan ON dengan preset yang sudah anda tentukan, ketika sudah tercapai maka timer TP ini akan OFF.

Contoh preset timer (10), range (1s), maka timer ON selama 10 detik ketika ada inputan pulse pada timer.

Cara membuat Instruksi Timer 

Cara ini harus sudah menginstal Softaware Somachine Basic, ketika sudah download baru bisa masuk pada langkah berikutnya,

  • Buka Somachine Basic. 
  • Create New Project 
  • Klik pada Dashboard Programming
  • Buat Kontak NO pada rung karena syarat timer harus ada input berfungsi untuk mentrigger timer.
  • Klik icon Fucntion Block
  • Pilih Icon Timer, seperti gambar jam. 
  • Tempatkan pada rung setelah Kontak NO.
  • Kemudian setting timer:
  • Alamat atau Address %TMi 
    Tipe Timer (TON,TOF,TP) 
    Range Timer (1 ms - 1 min)
  • Ketika sudah disetting silakan anda simulasikan. 

Selanjutnya:
Membuat Operation BlockCounter PLC M221

Kembali ke Halaman Utama:
Baca selengkapnya »
Cara Simulasi Program Somachine Basic

Cara Simulasi Program Somachine Basic

Kali ini akan saya bagikan bagaimana cara simulasi sebuah program yang telah dibuat menggunakan Somachine Basic dari Schneider Electric.

Kenapa harus disimulasi terlebih dahulu sebuah program yang telah dibuat ?

sebab sebuah program itu tidak selalu sempurna saat dibuat karena manusia itu tidak luput dari sebuah kata "LUPA".

maka dari itu disetiap semua software untuk membuat program PLC terdapat fasilitas yaitu "Compile", fasilitas ini berfungsi untuk menganalisa program yang sudah anda buat apakah ada error atau tidak.

Jika di Compile program anda tidak ada yang error maka tindakan selanjutnya adalah mengecek secara manual dengan Simulasi apakah program tersebut bekerja sesuai dengan logika yang telah anda buat.

Dengan adanya Simulasi Program ini anda bisa menambahkan atau mengurai program yang setidaknya belum bekerja dengan sempurna.

Mari kita langsung menuju langkah - langkah Simulasi sebuah program pada software Somachine Basic

Langkah-langkah Simulasi Program 

  1. Buatlah sebuah program sederhana seperti gambar dibawah ini, rangkain sederhana tombol ON dan Lampu menyala.
    Cara Simulasi Program Somachine Basic
  2. Pastikan tidak ada sebuah program Error, karena jika ada sebuah program error maka program tidak bias disimulasikan. 
  3. Klik "Launch Simulator" seperti gambar dibawah. 
    Cara Simulasi Program Somachine Basic
  4. Jika muncul pop up windows security alert klik Allow Acces.
    Cara Simulasi Program Somachine Basic
  5. Simulasi pada Software Somachine Basic sudah jalan, Somachine Basic membuat seperti nyata untuk simulasinya, jadi ketika program simulasi jalan tetapi plc belum run maka tidak bisa dicontrol maupun monitoring. Maka untuk startnya mennuju langkah ke 6. 
  6. Klik tombol "Start Controller" seperti gambar di bawah.
    Cara Simulasi Program Somachine Basic
  7. Muncul pop up klik "OK".
    Cara Simulasi Program Somachine Basic
     
  8. Kontroller sudah RUN dengan ditanda status RUN pada gambar di bawah ini. 
    Cara Simulasi Program Somachine Basic

Langkah-langkah ON/OFF Simulasi Program

  1. Simulasi sudah di RUN dan Controller sudah di start maka untuk menjalankan sebuah program input dan output apakah dia berjalan atau tidak berikut langkahnya. 
  2. klik pada alamat IN (Digital Input) 0 , ketika warna hitam menandakan digital tersebut OFF ketika menyala hijau digital input tersebut ON.
  3. Maka Digital Output (OUT) akan ikut menyala karena program ketika input 0 menyala atau ON maka Output 0 akan ikut menyala. 
  4. Anda juga bisa mengontrol dengan cara FORCE, yang artinya program tersebut bisa menyala dengan paksa, berikut langkahnya. 
  5. Arahkan cursor pada kontak N/O PB ON, maka akan keluar F0 dan F1 yang artinya jika F0 = Force 0 bit dan F1 Force 1 bit. 
  6. Klik F1 untuk force 1 atau ON

    Cara Simulasi Program Somachine Basic
     
  7. Klik F0 untuk force 0 atau OFF
    Cara Simulasi Program Somachine Basic
  8. Untuk mengembalikan tekan F0 lagi sampai keterangan dari "F False" Menjadi "False" saja.
    Cara Simulasi Program Somachine Basic

Langkah-langkah Stop Simulasi Program 

  1. Klik Stop Controller seperti gambar di bawah
  2. Muncul pop up klik OK
  3. Klik Stop Simulator. 
  4. Simulasi Program Somachine Basic sudah berhenti. 
Baca selengkapnya »
Membuat Project dan konfigurasi PLC M221

Membuat Project dan konfigurasi PLC M221

Disini akan saya bahas lebih ke Konfigurasi PLC M221 melalui software Somachine Basic, sebab dengan konfigurasi yang benar dan tujuan untuk apa PLC itu dimanfaatkan.

konfigurasi plc adalah awal untuk menentukan komponen plc beserta module dan berapa banyak digital input yang dipakai maupun digital output.

kemudian menggunakan analog input atau output untuk projet yang mau anda buat, sekarang masuk pada konfigurasi PLC.

Pemikiran Konfigurasi PLC

Dalam hal ini anda harus bisa mengetahui apa yang akan anda program untuk sebuah project yang sedang anda kerjakan.

seperti anda ingin mengerjakan sebuah rangkaian On dan Off lampu berbasis PLC, disini anda harus mengerti mana yang input dan mana yang output.

Input bisa diartikan sebagai digital input dan output diartikan digital output, maka dari itu bisa saya tekankan seperti ini :
  1. Ketahui kebutuhan digital input dan output yang diperlukan. 
  2. Apakah project anda membutuhkan sebuah analog input atau output.
  3. Sesauikan budget yang anda miliki. 
Diatas adalah point penting yang biasa saya pegang untuk project sederhana, mungkin ada master yang lebih untuk menentukan sebuah project yang diukur dari beberapa parameter. 

Konfigurasi PLC via Somachine Basic

Somachine Basic ini menurut saya memudahkan user untuk mengkonfigurasi PLC, sebab banyak visuali atau gambar beserta spesifikasi komponen tersebut.

Tinggal tarik ke dasboard dan hapus jika salah kemudian tinggal centang selesai, berikut konfigurasi yang menurut saya penting berada pada Somachine Basic :
  1. Tentukan tipe PLC
  2. Tentukan tipe Module Digital Input berdasarkan kebutuhan. 
  3. Tentukan tipe Module Digital Output berdasarkan kebutuhan. 
  4. Tentukan tipe Module Analog Input / Output berdasarkan kebutuhan. 
  5. Setting Komunikasi Serial Modbus, jika dibutuhkan.
dari point diatas maka akan saya bahas satu-satu hingga anda semakin jelas. 

1. Tentukan tipe PLC

Tipe PLC pada M221 sudah include dengan CPU maupun digital input atau output sebab, PLC tipe M221 ini bermodel Compact.
Membuat Project dan konfigurasi PLC

Berikut point penting untuk menentukan sebuah tipe PLC :
  1. Tegangan Power Input PLC ( DC atau AC) 
  2. Bedakan Digital Input bertipe (Sink atau Source) seperti NPN atau PNP
  3. Bedakan Digital Input Transistor (DC) atau Relay (AC).
  4. Tentukan Build In Komunikasi (Serial atau Ethernet)

2. Tentukan tipe Module Digital Input berdasarkan kebutuhan

Module Digital Input ini berfungsi untuk menambah sebuah Digital Input jika pada PLC digital inputnya habis.
Membuat-Project-dan-konfigurasi-PLC

Dalam hal memilih Module Digital Input harus diperhatikan point penting sebagai berikut:
  1. Memilih Sink atau Source. 
  2. Berapa channel yang dibutuhkan. 

3. Tentukan tipe Module Digital Output berdasarkan kebutuhan

Sama halnya Module Digital Output ini berfungsi untuk menambah sebuah Digital Output jika pada PLC Digital Outputnya habis.

Dalam hal memilih Module Digital Output harus diperhatikan point penting sebagai berikut:
  1. Memilih Output Transistor apa Relay.
  2. Tentukan Berapa Channel Digital Output yang dibutuhkan.

4. Tentukan tipe Module Analog Input / Output berdasarkan kebutuhan

Analog Input atau Output biasanya digunakan untuk mengontrol sebuah benda yang linier atau bertahap.
Membuat-Project-dan-konfigurasi-PLC

Dalam segi harga ini lumayan daripada Module DI dan DO, jadi perhitungkan sebaik mungkin untuk Analog input atau output.

Dalam hal memilih Module Analog Input maupun Output selalu perhatikan poin penting dibawah ini:
  1. Pilih tipe yang ( Current, Voltage, Temperature )
  2. Kebutuhan Channel.

5. Setting Komunikasi Serial Modbus, jika dibutuhkan

Komunikasi ini penting jika PLC M221 dihubungkan kesebuah HMI (Human Machine Interface) atau PC yang didalamnya ada sebuah Software Monitoring seperti SCADA, Delphi, dan Visual Studio.
Membuat-Project-dan-konfigurasi-PLC

Banyak sekali Protokol dan tipe komunikasi saat ini tetapi untuk sekarang semua memilih komunikasi Ethernet atau IP.

komunikasi Ethernet ini melalui kabel yang biasanya disebut kabel LAN, dengan Socket RJ45.

Alamat atau Address PLC M221

Ini juga anda perlu tahu ketika sudah mengkonfigurasi komponen PLC maka saatnya mengetahui alamat dari komponen PLC tersebut.

Setiap PLC mempunyai perbedaan dalam alamat atau address PLC ini, berikut alamat PLC M221:
  • Digital Input : %I   ( Digital input ditandai dengan adanya Huruf "I" )
    Membuat-Project-dan-konfigurasi-PLC
  • Digital Output : %Q ( Q adalah simbol kalau alamat tersebut Digital Output )
    Membuat-Project-dan-konfigurasi-PLC
  • Analog Input : %IW ( IW adalah simbil Analog Input) 
    Membuat-Project-dan-konfigurasi-PLC
  • Analog Output : %QW (QW adalah simbol Analog Output) 

Selanjutnya:
Cara Simulasi Program Somachine Basic

Kembali ke Halaman Utama:
Belajar PLC Schneider Electric Modicon M221
Baca selengkapnya »
Cara Install Software Somachine Basic

Cara Install Software Somachine Basic

Pada materi ke 1 bagian 2 ini akan saya jelaskan bagaimana cara menginstall software Somachine Basic pada windows 10 64bit.

Cara penginstallan juga sangat mudah seperti install software pada umumnya, langsung saja berikut langkah - langkah untuk menginstall Somachine Basic

Langkah Install Somachine Basic 

  1. Download dahulu master / software Somachine Basic 
  2. Klik 2 kali pada Software Somachine Basic. 
    Cara Install Software Somachine Basic
  3. Akan muncul Pop Up pilih bahasa, English saja dan klik "OK"
    Cara Install Software Somachine Basic
  4. Muncul lagi dan klik "Next"
    Cara Install Software Somachine Basic
  5. Pilih"I Accept the agreement" dan klik "Next"
    Cara Install Software Somachine Basic
  6. Isi dengan data anda dan suka - suka.
    Cara Install Software Somachine Basic
  7. Klik "Next"
  8. Klik "Next"
  9. Klik "Next"
  10. Tunggu proses installasi, ketika ada pop up untuk install drive maka pilih "Install"
  11. Tunggu lagi sekitar 5 menit. 
  12. Install Somachine Basic Selesai dengan klik "Finish"
    Cara Install Software Somachine Basic
Selanjutnya:
Membuat Project dan konfigurasi PLC

Kembali ke Halaman Utama:
Belajar PLC Schneider Electric Modicon M221
Baca selengkapnya »
Mengenal Software Somachine Basic Beserta Link Download

Mengenal Software Somachine Basic Beserta Link Download

Dalam sebuah Programmable Logic Controller pasti membutuhkan sebuah Software untuk membuat program dan di downloadkan ke pada PLC tersebut.

Schneider Electric Mengeluarkan sebuah Software bernama Somachine Basic untuk membuat program pada PLC tipe Modicon M221.

SoMachine Basic 

SoMachine Basic Adalah sebuah Software atau perangkat lunak untuk membuat sebuah program pada tipe PLC modicon M221 yang dibuat oleh perusahaan Schneider Electric.

Software tersebut dikeluarkan secara gratis dan dapat di unduh pada website Schneider Electric, nanti akan saya jelaskan dibawah.

Software ini sangat ringan dengan ukuran tidak lebih dari 500MB, dan compatible dengan System Operasi (OS) Windows 10.

System Requirements and Supported Devices

Sepesifikasi minimal sebuah Laptop atau PC agar bisa diinstal dengan SoMachine Basic
  • Intel Core 2 Duo processor
  • 1 GB RAM
  • Display resolution 1280 x 768 pixels
  • System Operasi 32 atau 64 Bit 
  • Microsoft Windows 7
  • Microsoft Windows 8
  • Microsoft Windows 8.1
  • Microsoft Windows 10

Supported Programming Languages

Program Logic Control (PLC) yang dapat diprogram membaca input, mengeluarkan output, dan memecahkan logika berdasarkan kontrol program.

SoMachine Basic mendukung bahasa pemrograman IEC-61131-3 berikut:
  • Ladder Diagram language
  • Instruction List language
  • Grafcet (List)
  • Grafcet (SFC) 
Sudah sangat lengkap untuk bahasa pemrogramanya, tinggal anda mau memilih bahasa pemrograman yang diminati dan merasa mudah dalam hal bahasa tersebut.

Mungkin itu saja Informasi mengenai Software SoMachine Basic dan yang perlu diperhatikan adalah sebuah sepesifikasi laptop anda.

Apakah sudah suport dengan batas minimum yang dibutuhkan oleh software SoMachine Basic tersebut.

Cara Download SoMachine Basic 

Software SoMachine Basic ini pada dasarnya adalah free atau tidak berbayar, jadi keuntunganya anda bisa belajar memprogram sebuah PLC M221 secara simulasi.

Tanpa adanya batasan waktu alias Free.

Berikut cara Mendownload Software SoMachine Basic melalui web resmi Schneider Electric.
  • Buka Link Berikut SoMachine Basic
  • Cari SoMachine Basic SP2 (Versi 1.6) 
  • Klik pada File SoMachineBasic_V1.6_SP2_build62620.exe (391.1 MB)
  • Maka Secara Automatis akan mendownload pada Browser anda. 

Mengenal Dashboard Somachine Basic

Disini anda akan mengetahui apa saja nama-nama dashboard pada Somachine Basic beserta fungsi, dengan begitu anda akan mengetahui dasar-dasar yang harus di pahami.

akan saya bahas berbagai sub agar mudah dipahami.

Open Page Dashboard


Open-Page-Dashboard-Somachine-Basic

  • Project 
Dasboard ini adalah pembukaan pada Software Somachine basic, yang berfungsi untuk membuat Project (Program) baru atau membuka Program yang sudah ada. 

Untuk membuat Project baru tinggal klik "Create a New Project"
Untuk membuka Project yang sudah ada klik "Open an exsisting Project", kemudian cari folder project yang sudah di save. 

  • Connect 
Dasboard Connect berfungsi menyambungkan ke device plc dengan berbagai komunikasi, bias menggunakan Local Device (USB) atau Ethernet dengan alamat IP.

bias juga untuk download atau upload sebuah program. 

  • Tamplates 
Dasboard ini berfungsi sebagai tempat contoh program atau tutorial yang diberika oleh Somachine Basic, anda bias juga mencari via online yang ada link pada dashboard Template. 

Kemudian akan diarahkan ke website Schneider Electric untuk mengunduh program tutorial. 

  • Help 
Dashboard ini berfungsi untuk manual book atau troubleshooting berupa file PDF yang sudah disediakan oleh Somachine Basi.

  • About 
Dashboard ini berfungsi untuk informasi tentang version Somachine Basic dan status Lisensi anda sudah terdaftar (Registered) atau belum terdaftar (UnRegister).


Main Dasboard 


Main-Page-Dashboard-Somachine-Basic
  • Create New Project 
Fungsi untuk membuat Project baru atau program baru.

  • Open a Project 
Fungsi untuk membuka project yang telah disimpan dalam folder.

  • Save or Save As 
Untuk menyimpan Project.

  • Print 
Untuk Membuat PDF BOM atau print BOM beserta program yang telah dibuat.

  • Cut 
Untuk memotong sebuah perintah program yang ada di Rung.

  • Copy
Untuk menyalin perintah program yang berada dalam Rung.

  • Paste
Untuk menempelkan program yang telah dicopy pada Rung tersebut.

Materi dasar ini selesai sampai disini akan dilanjutkan untuk mengenal bagaimana cara menginstall Software Somachine Basic Tersebut.

Selanjutnya:
Cara Install Software Somachine Basic

Kembali ke Halaman Utama:
Belajar PLC Schneider Electric Modicon M221
Baca selengkapnya »
Beranda