Belajar PLC Schneider Electric Modicon M221 Beserta Video Tutorial

PLC adalah sebuah kepanjangan dari Programmable Logic Controller maka bisa dijabarkan dengan sebuah kontroller elektronika yang bisa mengontrol suatu proses hingga menjadi output yang diinginkan.

Logic bisa diartikan suatu proses didalam sebuah controller yang mempunya fungsi untuk arimatika seperti.

Perkalian, penjumlahan, pembagian, dan sejenisnya sehingga proses tersebut mendapatkan ke akurasian yang lebih tinggi.

Terakhir adalah Programmable kontroller ini bisa diprogram dengan sebuah software kusus yang sudah disediakan oleh pihak pembuat PLC.

Fungsi PLC Gambaran Umum

Secara umum fungsi dari PLC adalah sebagai berikut :
  • Kontrol Sekuensial
Memproses input sinyal biner menjadi output yang digunakan untuk keperluan pemrosesan teknik secara berurutan (sekuensial), disini PLC menjaga agar semua step / langkah dalam proses sekuensial berlangsung dalam urutan yang tepat.
  • Monitoring Plant
Memonitor suatu sistem (misalnya temperatur, tekanan, tingkat ketinggian) dan mengambil tindakan yang diperlukan sehubungan dengan proses yang dikontrol (misalnya nilai sudah melebihi batas) atau menampilkan pesan tersebut ke operator.
  • Pemberi masukan (input) ke CNC (Computerized Numerical Control) untuk kepentingan pemrosesan lebih lanjut.
CNC mempunyai ketelitian yang lebih tinggi dan lebih mahal harganya jika dibandingkan dengan PLC.

Perangkat ini, biasanya dipakai untuk proses finishing, membentuk benda kerja, moulding dan sebagainya.

Tipe PLC 

Saat ini tipe plc memiliki 2 tipe saja yaitu tipe Compact dan Modular.

Tipe Comapact

  • Seluruh komponen (power supply, CPU, modul input – output, modul komunikasi) menjadi satu
  • Umumnya berukuran kecil (compact) 
  • Mempunyai jumlah input/output relatif sedikit dan tidak dapat diexpand
  • Tidak dapat ditambah modul – modul khusus

Tipe Modular

  • Komponen – komponennya terpisah ke dalam modul – modul 
  • Berukuran besar
  • Memungkinkan untuk ekspansi jumlah  input /output (sehingga jumlah lebih banyak)
  • Memungkinkan penambahan modul – modul khusus

Komponen PLC 

Dalam unit sebuah PLC terdiri beberapa komponen PLC seperti dibawah ini:

Central Prosesing Unit (CPU)

CPU berfungsi untuk mengontrol dan mengawasi semua pengopersian dalam PLC, melaksanakan program yang disimpan didalam memory.

Selain itu CPU juga memproses dan menghitung waktu memonitor waktu pelaksanaan perangkat lunak dan menterjemahkan program perantara yang berisi logika dan waktu yang dibutuhkan untuk komunikasi data dengan pemrogram.

Memory

Memory yang terdapat dalam PLC berfungsi untuk menyimpan program dan memberikan lokasi-lokasi dimana hasil-hasil perhitungan dapat disimpan didalamnya.

PLC menggunakan peralatan memory semi konduktor seperti RAM (Random Acces Memory), ROM (Read Only Memory), dan PROM (Programmable Read Only Memory) RAM mempunyai waktu akses yang cepat dan program-program yang terdapat di dalamnya dapat deprogram ulang sesuai dengan keinginan pemakainya.

RAM disebut juga sebagai volatile memory, maksudnya program program yang terdapat mudah hilang jika supply listrik padam.
Dengan demikian untuk mengatasiu supply listrik yang padam tersebut maka diberi supply cadangan daya listrik berupa baterai yang disimpan pada RAM.

Seringkali CMOS RAM dipilih untuk pemakaian power yang rendah. Baterai ini mempunyai jangka waktu kira-kira lima tahun sebelum harus diganti.

Input / Output

Sebagaimana PLC yang direncanakan untuk mngontrol sebuah proses atau operasi mesin, maka peran modul input / output sangatlah penting karena modul ini merupakan suatu perantara antara perangkat kontrol dengan CPU.

Suatu peralatan yang dihubungkan ke PLC dimana megirimkan suatu sinyal ke PLC dinamakan peralatan input. Sinyal masuk kedalam PLC melalui terminal atau melalui kaki – kaki penghubung pada unit.

Tempat dimana sinyal memasuki PLC dinamakan input poin, Input poin ini memberikan suatu lokasi di dalam memory dimana mewakili keadaannya, lokasi memori ini dinamakan input bit.

Ada juga output bit di dalam memori dimana diberikan oleh output poin pada unit, sinyal output dikirim ke peralatan output.

Setiap input/output memiliki alamat dan nomor urutan khusus yang digunakan selama membuat program untuk memonitor satu persatu aktivitas input dan output didalam program.

Indikasi urutan status dari input output ditandai Light Emiting Diode (LED) pada PLC atau modul input/output, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengecekan proses pengoperasian input / output dari PLC itu sendiri.

Power Supply

PLC tidak akan beroperasi bila tidak ada supply daya listrik. Power supply merubah tegangan input menjadi tegangan listrik yang dibutuhkan oleh PLC.

Dengan kata lain sebuah suplai daya listrik mengkonversikan suplai daya PLN (220 V) ke daya yang dibutuhkan CPU atau modul input /output.

Belajar PLC Schneider Electric Modicon M221 Beserta Video


Schneider Electric adalah sebuah perusahaan dari Eropa tepatnya di Prancis berdiri pada tahun 1836.

Di indonesia sendiri perusahaan Schneider Electric ini berkembang pesat dalam dunia Automation, yang memberikan Feature terbaru saat ini untuk memenuhi kebutuhan era perusahaan 4.0.

PLC Schneider Electric ini mempunyai banyak tipe mulai dari kelas atas disebut Premium dan tingkat bawah atau sederhana.

Dalam kali ini saya akan memberikan sebuah tutorial tentang PLC Schneider Electric Bernama Modicon dengan tipe M221.

Belajar PLC Schneider Electric Modicon M221

PLC Modicon M221 

Modicon M221 adalah sebuah Programmable Logic Controller atau biasa disebut PLC, Sebuah PLC generasi terbaru dari Schneider Electric.

Untuk kebutuhan Automasi mesin sederhana dan simple, untuk penjelasanya lebih lengkap anda bisa membacanya disini,  Dasar PLC M221 Schneider Electric.

Somachine Basic 

Didalam sebuah PLC ada sebuah program yang dibuat oleh manusia sesuai logika dan keinginan mesin tersebut dengan interlocking yang aman.

untuk mewujudkan logika tersebut, diperlukan sebuah software yang terinstall didalam sebuah laptop atau komputer.

Software ini berfungsi sebagai developer atau merancang isi program dari awal, PLC M221 ini memiliki software yang bernama Somachine Basic.


Daftar Isi Belajar PLC Modicon M221

Persiapan Software
Materi Tutorial

Belajar PLC Schneider Electric Modicon M221 Beserta Video Tutorial
  1. Balasan
    1. Siap proses terus update gan... share aja biar ketemenya biar bermanfaat.

      Hapus
  2. Tambahkan terus materinya gan...

    BalasHapus
  3. Hai kak,
    Saya mau tanya apakah PLC Schneider M221 yang kakak bahas diblog ini mendukung scada?

    BalasHapus
  4. Hai kak,
    Saya mau tanya apakah PLC Schneider M221 yang kakak bahas diblog ini mendukung scada?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mendukung gan, bisa dikoneksikan di semua scada asalkan tahu komunikasi atau OPCnya yang cocok dengan PLC M221

      Hapus
  5. Hallo admin, bantu saya tunjukkan bagaimana cara menggunakan function PID..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap nanti akan saya buatkan tutorialnya.

      Hapus