Pengertian Sensor dan Jenis-jenis Sensor Dikupas Secara tuntas

Ketika saya ingin membuat program sebuah automasi didalam keseluruhan system automation tak luput dengan namanya Sensor.

Teringat dengan kata-kata tersebut, saya ingin belajar juga mendalami semua hal tentang sensor dengan menulis artikel ini. 

Apa itu Sensor ? 

Sensor adalah sebuah komponen elektronika yang membacara atau merubah sebuah satuan besaran seperti fisik, suhu, tekanan, listrik, gerak, kecepatan. 

Dan besaran lainya yang mencakup seperti manusia, dalam hal ini saya berfikir manusia adalah mempunyai sensor terbanyak dan terakurat sampai meninggal. 

Kenapa Diciptakanya Sensor ?

Dalam pemikiran saya manusia menyiptakan sebuah sensor tujuanya hanya satu,   yaitu mesin atau sebuah proses sistem yang menyerupai atau menggantikan peran manusia. 

dalam hal ini saya tidak setuju tetapi dalam hal bisnis ini dibutuhkan, jadi saya harus mengenal lebih dalam sensor. 

Dengan tujuan yang berbeda untuk tidak menyamakan fungsi manusia tersebut. 

Satu Mesin Minimal ada berapa Sensor ? 

Dari pengalaman saya sebuah mesin sederhana seperti konveyor untuk membawa sebuah benda atau tebu jika di pabrik gula. 

Terdapat hanya Sensor Limit Switch yang berfungsi sebagai pengaman Konveyor tersebut.

ketika konveyor tersebut mengalami masalah pada jalur rantainya, dan menyebabkan rantai konvetor tersebut terhentak-hentak. 

Hingga menyentuh Sensor Limit Switch kemudian memberhentikan rangkaian control yang berfungsi untuk menggerak motor konveyor tersebut. 

Pahami Tipe Sensor Tersebut !

Sangat mudah untuk membedakan tipe sensor karena hanya terdapat 2 Jenis tipe Sensor yaitu Sensor tipe Pasif dan Sensor tipe Aktiv

Sensor Pasif adalah Rangkaian elektronika di dalam sensor tersebut bisa memerlukan sebuah power supply atau tidak dan wiringnya seri menjadi satu dengan signal output. 

Misalnya, termokopel yang menghasilkan output tegangan sendiri ketika terkena panas.

Sensor Aktif adalah rangkaian elektronika di dalam komponen sensor tersebut mempunyai tempat power supply sendiri untuk memproses hinga menjadi signal output. 

Misalnya, tegangan output 1 - 10VDC atau arus keluaran seperti 4 - 20mA DC.

Ciri - ciri Sensor Pasif 
  1. Wiring pada Sensor tersebut hanya 2 wire atau 2 terminal saja. 
  2. Wiringnya Looping atau Close Loop dengan Power Supply ( Seri ) 
  3. Sensor akan mati jika ada wiring Seri dengan sensor tersebut putus atau belum terkoneksi
Ciri - ciri Sensor Aktif 
  1. Wiring 4 Wire atau 4 terminal diamana 2 ( Signal + dan - ) kemudian 2 lagi ( Power + dan - ) 
  2. Sensor tidak akan mati jika terputus singal + atau -

Pengertian Sensor Analog

Sensor Analog adalah Sensor yang dapat menghasilkan sinyal atau tegangan output secara kontinu atau terus-menerus yang sebanding lurus dengan nilai yang diukur.

Misalnya, Temperatur, Kecepatan, Tekanan, Tegangan dan lain sebagainya bisa disebut analog karena lebih cenderung pengukuran secara kontinu.

Saya beri contohnya, anda mengukur suhu cairan didalam gelas menggunakan termometer atau termokopel yang terus menerus merespons perubahan suhu cairan tersebut.

Sensor Analog mengeluarkan sinyal-sinyal yang sangat kecil nilainya dari micro-volt (uV) ke milli-volt (mV)

sinyal analog biasanya memiliki respons yang lambat dan / atau akurasi rendah.

Sinyal analog juga dapat dengan mudah diubah menjadi sinyal tipe digital untuk digunakan dalam sistem mikrokontroler dengan menggunakan konverter analog-ke-digital, atau ADC.

Pengertian Sensor Digital 

Sensor Digital adalah sensor yang menghasilkan sinyal output digital diskrit atau voltage yang artinya menghasilkan sinyal keluaran Biner dalam bentuk logika "1" atau logika "0", ("ON" atau "OFF").

Sinyal Digital hanya menghasilkan nilai diskrit (non-kontinu) yang dapat dikeluarkan sebagai "bit" tunggal.

Misalnya, sensor rpm yang tipe proximity sensor yang dipasang pada poros motor mesin industri, bertujuan untuk melihat nilai real kecapatan motor tersebut. 

Prinsip kerja proximity sensor adalah logika 1 (ON) dan 0 (OFF) di poros motor dikasih sebuah cam sensor proximity. 

ketika sensor terkana cam maka nilai 1 dan tidak terkena cam maka 0, maka akan dihitung berapa kali ON selama 1 detik maka itu adalah kecepatan motor. 

anda bisa membaca lebih lengkapnya pada artikel Proximity Sensor

Sensor Digital mempunyai kelebihan dalam akurasi yang tinggi dibandingkan dengan Sensor Analog.

Jenis-jenis Sensor 

jenis-jenis sensor

Sensor Suhu - Temperature Sensor

Sensor suhu adalah perangkat elektronik yang mengukur suhu lingkungannya dan mengubah data input menjadi data elektronik untuk merekam, memantau, atau mengubah suhu sinyal.

Artikel lengkap tentang - Pengertian Sensor Suhu | Temperature Sensor

Sensor Tekanan - Pressure Sensor 

sensor tekanan adalah instrumen yang terdiri dari elemen sensitif tekanan untuk menentukan tekanan aktual yang diterapkan pada sensor (menggunakan prinsip kerja yang berbeda) dan beberapa komponen untuk mengubah informasi ini menjadi sinyal keluaran.

Sensor Kecepatan - Accelerometer 

Accelerometer adalah suatu sensor yang dipakai untuk mengukur kecepatan suatu benda atau objek. Accelerometer dapat mengukur percepatan dinamis dan juga statis.

Sensor Cahaya - Light Sensor 

Sensor cahaya adalah perangkat pasif yang mengubah "energi cahaya" ini apakah terlihat atau di bagian infra merah dari spektrum menjadi output sinyal listrik. Sensor cahaya lebih dikenal sebagai "Perangkat Fotoelektrik" atau "Sensor Foto" karena mengubah energi cahaya (foton) menjadi listrik (elektron).

Sensor Suara - Sound Sensor 

sensor suara adalah salah satu jenis modul yang digunakan untuk memperhatikan suara. Secara umum, modul ini digunakan untuk mendeteksi intensitas suara. Aplikasi modul ini terutama mencakup sakelar, keamanan, serta pemantauan. Keakuratan sensor ini dapat diubah untuk kemudahan penggunaan.

Sensor Aliran - Flow Sensor 

Sensor aliran adalah alat yang digunakan untuk mengukur laju aliran instan atau jumlah gas atau cairan yang melewati pipa. Flow meter juga dikenal dengan nama lain, seperti pengukur aliran, indikator aliran, meteran cair, dll. Tergantung pada industri tertentu.

Sensor Ultrasonik 

Sensor ultrasonik adalah perangkat elektronik yang mengukur jarak objek target dengan memancarkan gelombang suara ultrasonik, dan mengubah suara yang dipantulkan menjadi sinyal listrik. Gelombang ultrasonik bergerak lebih cepat dari kecepatan suara yang dapat didengar (yaitu suara yang dapat didengar manusia).

Sensor Giroskop - Gyroscope Sensor 

Sensor giroskop adalah alat yang dapat mengukur dan mempertahankan orientasi dan kecepatan sudut suatu benda. Ini lebih maju dari akselerometer. Ini dapat mengukur kemiringan dan orientasi lateral objek sedangkan accelerometer hanya dapat mengukur gerakan linier.

Sensor Posisi - Hall Effect Sensor 

Sensor Efek Hall atau Hall Effect Sensor adalah sensor yang dapat mengubah informasi magnetik menjadi sinyal listrik untuk pemrosesan rangkaian elektronik selanjutnya. Sensor Efek Hall ini sering digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi kedekatan (proximity), mendeteksi posisi (positioning), mendeteksi kecepatan (speed), mendeteksi pergerakan arah (directional) dan mendeteksi arus listrik (current sensing).

Sensor Kelembapan - Humidity Sensor

Sensor Kelembaban atau Humidity Sensor merupakan sensor yang digunakan untuk mendeteksi tingkat kelembaban suatu lokasi. Pengukuran Tingkat Kelembaban ini sangat penting untuk pengamatan lingkungan di suatu wilayah, diagnosa medis ataupun di penyimpanan produk-produk yang sensitif.

Sensor Berat - Load Cell 

Sel Beban atau Load Cell adalah jenis sensor yang digunakan untuk mengukur berat. Input dari Load Cell ini adalah gaya atau tekanan sedangkan outputnya adalah nilai tegangan listrik.

Sensor Tegangan - Voltage Sensor 

Sensor tegangan adalah sensor yang digunakan untuk menghitung dan memantau jumlah tegangan pada suatu objek.

Semoga bermanfaat tulisan artikel tentang SENSOR yang saya buat ini, tulis komentar dibawah jika ada pertanyaan yang kurang mengerti pada artikel saya ini. 

Terima Kasih.


Pengertian Sensor dan Jenis-jenis Sensor Dikupas Secara tuntas