Cara Setting Inverter Dolycon CT100

Cara Setting Inverter Dolycon - Artikel ini akan sangat mudah dipahami bagaimana mengoprasikan atau menjalankan sebuah inverter.

Hingga bagaimana cara untuk setting agar sebuah elektro motor bisa berputar dengan spesifikasi yang sama.
Inverter Dolycon

Sebelum masuk pada sebuah menu setting anda harus paham dahulu seperti :
  1. Spesifikasi Inverter tersebut. 
  2. Spesifikasi Elektro Motornya. 
Itu saja hal yang harus diketahui untuk mengoperasikan sebuah inverter. 

Inverter Dolycon 

Inverter Dolycon ini adalah sebuah inverter yang dibuat di negara Cina dengan menawarkan sebuah keunggulan fitur dan komponen yang tidak kalah dengan inverter ternama.
  • Harga terkesan murah
  • Bagus dalam Voltage dan Current. 
  • High Torque untuk RPM rendah.
Itu fungsi yang diunggulkan tetapi masih banyak lain fitur yang lebih hebat. 

Mengetahui Spesifikasi Inverter dan Elmot

Disini patokanya adalah melihat dari elektro motor, kenapa ?

Karena Inverter akan menyesuaikan sebuah power (kw) Elektro motor misal:

Anda mempunyai sebuah elektro motor 90 kW nah disini anda harus memilih sebuah inverter dengan kW yang sama atau lebih.

Saran saya dengan Up spesifikasi sebuah inverter dari elektro motor akan menjadi sebuah Heavy Duty Inverter.

Dan menambah sebuah umur inverter karena ada spare dari kapasitas Inverter tersebut.

Spesifikasi Elektro Motor
  • 90 kW 
  • 380 VAC
  • 155 A
Spesifikasi Inverter
  • 90kW atau 110kW (Heavy Duty)
  • 380 VAC 

Mengenal Control Inverter Dolycon 

Cara Setting Inverter Dolycon CT100
Pada gambar diatas sudah dijelaskan semua fungsi keypad pada inverter Dolycon.

Jadi simpel untuk keypadnya dan fungsinya sama halnya dengan inverter pada umumnya.

Masuk Pada Setting Inverter Dolycon


CODE NAME SETTING
F00.00 Motor control mode 0: keypad run command
channel (LED off)

1: terminal running command channel (LED flickering)

2: 485 run command channel (LED on)
F00.01 Run command channel 0: keypad run command
channel (LED off)

1: terminal running command
channel (LED flickering)

2: 485 run command channel
(LED on)
F00.02 Main frequency source X
0: keypad digit (F00.09)

1: keypad potentiometer AI0

2: analog input AI1

3: analog input AI2

4: HDI pulse input

5: process PID output

6: multi-step speed

7: simple PLC

8: 485 communication
F00.06 Max. frequency 0 - 600.00Hz
F00.07 Upper limit frequency F00.06 (Max.frequency)
F00.09 Keypad Frequency Setting 0.00Hz~F00.06 (Max.
frequency)
F00.10 Run direction
0: positive

1: reverse

2: prohibit reverse
F00.14 ACC time 0 0.1~3000.0s
F00.15 DEC time 0 0.1~3000.0s

CODE NAME SETTING
F01.02 Rated power of asynchronous motor 0.4~3000.0kW
F01.03 Rated frequency of asynchronous motor 10.00Hz~F00.06 (Max. frequency)
F01.04 Rated speed of asynchronous motor 0~36000RPM
F01.05 Rated voltage of asynchronous motor 0~500V
F01.06 Rated current of asynchronous motor 0.8~6000.0A
Nah dari tabel diatas adalah tabel yang saya buat yang wajib di isi dengan aplikasi dilapangan.

Jadi untuk mensetting sebuah Inverter urutanya sebagai berikut:
  1. Ketahui dahulu spesifikasi elektro motor.
  2. Masuk ke Menu Program dengan ESC atau ENT
  3. Jika ditanyakan password isi saja  “0. 0. 0. 0. 0.”. tekan ENT.
  4. Menu F00.00 : Ini dikasih default saja karena fungsinya adalah sebuah command. 
  5. F00.01 : Ini pilihan untuk start inverter bisa dengan start pada control Inverter atau bisa dengan terminal yang memerlukan sebuah wiring. 
  6. F00.02 : Nah ini adalah pilihan untuk Referensi (Digital), bisa menggunakan Keyped atas bawah atau potensio. 
  7. F00.02 : Isi dengan batasan maximum eletro motor.
  8. F00.06 : Isi dengan Maximum Frekuensi. 
  9. F00.07 : Batasan Maximum Frekuensi. 
  10. F00.14 : Iniadalah settingan untuk waktu ACC semakin panjang maka semakin lama untuk menyapai rpm elektrio motor tersebut. 
  11. F00.15 : sama halnya Acceleration ini hanya mengurangi.
  12. Masuk pada Spesifikasi Eletro Motor. 
  13. F01.02 : Masukan Nilai kW motor tersebut. 
  14. F01.03 : Max Frekuensi 
  15. F01.04 : Isi dengan maximum speed/ 
  16. F01.05 : VOltage elektro motor yang digunakan. 
  17. F01.06 : Rating nameplate Current masukan sama dengan ampere lektro motor. 
Nah dari langkah diatas pasti anda sudah bisa.

Contoh Setting Inverter dengan Elektro Motor 22kW 


Cara Setting Inverter Dolycon CT100 dengan elektro motor 22kW

Dari namaple elektro motor diatas kita bisa memasukan sebuah settingan pada inverter Dolycon type CT100.

Inverter ini akan saya operasikan lewat Keypad di inverter tersebut, jadi start dan stop melalui keypad dan untuk menaikan frequensi dengan keypad atas bawag bukan potensio.

Sudah mendapat konsepnya mari kita setting inverternya.

Code Setting
F00.00 0
F00.01 0
F00.02 0
F00.06 50 Hz
F00.07 50 Hz
F00.09 50 Hz
F00.10 0
F00.14 5 Sec Tergantung Aplikasi
F00.15 5 Sec Tergantung Aplikasi
F01.02 22 kW
F01.03 50 Hz
F01.04 1475 rpm
F01.05 400 V
F01.06 41.5


Kesimpulan

Dalam artikel ini anda sudah pasti bisa untuk setting sebuah inverter merek Dolycon hingga menjalakan elektro motor tersebut.

Perlu diingat harus mengetahu sebuah spesifikasi elektro motor tersebut kemudian inverter menyesuaikan power dengan elektro motor tersebut.

Baca juga : Cara Setting Inverter ATV71

Sekian artikel yang bisa saya sajikan,, semoga bermanfaat.

Cara Setting Inverter Dolycon CT100
  1. Terimakasih atas artikelnya. Saya mau nanya, untuk mengukur RPM motor yang sedang berputar apakah ada output dari Inverter ini atau harus menambah sensor lagi secara terpisah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk sensor rpm dari inverter itu berupa akumulasi program di dalam inverternya.

      Jadi untuk sensor rpm yang real dari motornya bisa dipasang proximity.

      Tetapi kalau ingin di tampilkan RPM inverter juga bisa melalui analog Output.

      Hapus
    2. Berarti RPM dari output inverter adalah informasi RPM yg disetting ya, bukan real RPM motor ?
      Apakah analog outputnya bernilai 4..20 ma atau berupa sinyal lain ?

      Hapus
    3. Seperti RPM setting tp RPM tersebut mendekati Real karena Akumulasi dari beeberapa parameter.

      Jadi menedekati real, secara tidak langsung bukan real RPM motor tetapi mendekati.

      Analog output kebanyakan Inverter bisanya 0-10V nanti bisa dikonverter dengan menambahkan Resistor 250 ohm sudah jadi signal 4-20mA

      Hapus
    4. Terimakasih atas penjelasannya, sukses selalu.

      Hapus